3 cara berbeda untuk menginstal fonts pada Linux Mint
Kebutuhan manusia memang berbeda-beda, seperti juga pengalaman, antara manusia yang satu dengan lainnya pasti pernah mengalami pengalaman yang sama atau membutuhkan hal yang sama tetapi bisa jadi datang pada saat yang berbeda.
Demikian pula dengan saya, dalam menggunakan fonts biasanya saya hanya memakai yang disediakan oleh system tanpa menuntut yang macem-macem. Tetapi ternyata datang pula saatnya saya harus menggunakan fonts yang tidak tersedia pada system.. nah..nah.. mulai pusing deh saya..
Akhirnya setelah mencari kesana-kemari …(hehe.. biar kesannya bejuang mati-matian.., padahal cuman searching pake fasilitas om google).. saya mendapat petunjuk dari beberapa tuntunan yang sangat berguna, sebagian menganggap mengetahui cara menginstal fonts yang tidak disediakan linux secara default adalah hal sepele, tetapi yang lain menganggap seperti menemukan permata (termasuk saya).. oya ini diantara sumber yang saya pakai petunjuknya disini, dan disini, dan disini juga.
Untuk pembahasan artikel rujukan silakan anda menuju link yang saya sediakan diatas, untuk membaca ringkasannya silakan lanjutkan membaca artikel ini.
Jadi yang saya temui, ternyata untuk menginstal fonts baru pada linux Mint atau pada linux yang berbasis debian lainnya termasuk ubuntu (saya sendiri dalam menginstal fonts baru pada linux mint merujuk pada penginstalan fonts di ubuntu) itu bisa dilakukan dengan 3 cara:
- Dengan menggunakan fasilitas apt-get install
- dengan memakai package manager
- Dengan cara manual
1. Menggunakan apt-get install
Apabila source font yang ingin kita install sudah terdapat di repositori kita maka cara termudah mengintalnya adalah dengan menggunakan fasilitas apt-get yang sudah mafhum terdapat di linux berbasis debian. cara menggunakannya adalah dengan mengetikan apt-get install [nama font], ini apabila anda menggunakan account root. Apabila anda tidak menggunakan account root maka penulisan pada console-nya adalah sebagai berikut:
sudo apt-get install [nama font]
contohnya bisa anda lihat pada gambar berikut:
(klik gambar untuk melihat ukuran sebenarnya).
Pada contoh diatas saya menggunakan aplikasi Geany, yaitu sebuah aplikasi text Editor yang terintegrasi dengan IDE yang ringan dan mendukung cukup banyak bahasa pemrograman, dan yang paling saya suka dari geany adalah karena ia mempunyai console yang terintegrasi sehingga saya yang sering merubah permission file maupun directory tidak harus bolak-balik membuka console linux yang berdiri sendiri. Namun demikian untuk memerintahkan linux mint agar menggunakan apt-get tentunya tidak harus memakai geany tetapi cukup dengan menggunakan console native-nya linux.
setelah anda mengetikan perintah tadi, maka linux mint akan memeriksa repository list yang ada pada system, apabila ditemukan maka secara otomatis fonts yang kita inginkan akan terinstal, terkonfigurasi dan siap digunakan. untuk mengetesnya coba anda buka open office misalnya dan lihat pada .font list di tool bar. Apabila proses penginstalan berjalan sempurna maka fonts yang baru saja kita instal harusnya sudah nongol disana.
2. Menggunakan package manager
Apabila anda tidak ingin ribet dengan perintah pada console, maka linux mint (begitu juga dengan kebanyakan distribusi linux yang lain) memberikan kemudahan kepada anda dengan menyediakan package manager, pada linux mint saya package manager yang dipakai adalah synaptic.
Menggunakan synaptic adalah semudah klik..klik..klik….
. yups.. saya tidak sedang bercanda, kalo tidak percaya silakan coba
.
Tapi baiklah saya akan paparkan caranya:
pertama buka synaptic, biasanya ia akan menanyakan password root atau pasword sudo anda, setelah ok maka anda akan dibawa menuju tampilan UI synaptic.
kedua, supaya memudahkan menemukan apa yang kita cari maka gunakan search bar pada synaptic dan ketikan “fonts” (tanpa tanda kutip), secara otomatis synaptic akan melist semua source maupun binary yang mengandung key word font yang terdapat pada repository yang dikandung system (catatan: repository ini bisa ditambah, dikurang, di update; sehingga repository anda bisa jadi berbeda kandungannya dengan repository saya walaupun kita menggunakan distribusi linux yang sama).
ketiga, dari list tersebut kita pilih fonts apa yang ita kehendaki, kemudian klik tanda centang (dengan tulisan apply) untuk menginstal fonts yang kita maksud tersebut.
keempat, silakan seduh kopi atau sebangsanya dan tunggu instalasinya selesai
terakhir, apabila instalasinya sudah selesai maka lakukan test apakah fonts yang kita instal itu sudah dapat digunakan atau belum dengan cara membuka (misalnya) open office dan lihat pada font list pada tool bar. Apabila fonts yng kita instal terlihat pada list fonts open office itu tandanya instalasi sukses
contoh tampilan synaptic bisa anda lihat disini (klik untuk melihat ukuran sebenarnya)
3. Cara manual
Selain dengan2 cara yang keliahatannya sangat teknis (point 1 dan 2), maka ada cara lain untuk menginstal fonts pada komputer linux mint, misalnya untuk font yang kita unduh secara manual dari internet atau yang anda minta dari teman anda
. Caranya adalah sebagai berikut:
pertama, anda buat direktory .fonts (ingat ya ada titiknya sebelum nama directory) pada directory home anda. contohnya adalah
/home/deni/.fonts
kedua, copy dan paste-kan fonts anda ke dalam directory tersebut;
ketiga, selesai… anda sudah dapat memanfaatkan font yang barusan anda instal.
keempat, test seperti contoh pada point 1 dan 2.
Barangkali ada diantara anda yang mempunyai cara lain yang lebih jitu dalam menginstal fonts di linux mint atau distribusi linux yang lain, maka sharingnya sangat diharapkan sekali


nakjaDimande
deni pasti ud tau kalo bundo ga akan paham..
Deni Santana
tapi saya juga tau bundo, kalo bundo faham banyak hal yang lain, keep sharing ya