aku, jiwa yang sakit … -sebuah komtemplasi-

Posted on the June 28th, 2009 under Opini, Petuah by Deni Santana

tak kubagi makanan pada yang menahan lapar
sebenarnya siapa yang kubiarkan lapar..

tak kuulurkan tangan sejuk pada yang sakit
sesungguhnya siapa yang kubiarkan sakit..

masih tak kusapa jiwa yang sepi..
entah siapa yang tak kupedulikan itu..

aku membiarkan diriku lapar
aku membiarkan diriku sakit
aku membiarkan jiwaku sepi

kau tahu.., aku menyakiti diriku sendiri..

nakjadimande

Pernahkah dalam hidup anda mengalami suatu momentum yang mungkin mengubah jalan hidup anda setelah mendengar atau membaca sepenggal kalimat? Setelah beribu-ribu rangkaian kata tidak mampu mendobrak pintu pintu hati anda?

Pernahkah dalam hidup anda menemukan sepatah dua patah kata yang selalu terngiang di telinga anda, terbayang di kelopak mata anda, menggelitik hati dan pikiran anda
yang membuat anda susah memejamkan mata pada saat anda mengantuk, susah menelan makanan saat anda lapar?

dan saya pernah, tidak hanya sekali, tetapi berkali-kali, diantaranya setelah saya membaca tulisan bundo nakjadimande diatas … dan komentar yang ada dipikiran saya pertama kali adalah hanya sekedar hmmmmmm …. sebagai tanda ketidakberdayaan untuk berkata-kata..

bagaimana dengan anda? pernahkan mengalami hal serupa?

6 Responses to 'aku, jiwa yang sakit … -sebuah komtemplasi-'

  1. 28 June 2009 at 23:49
    nakjaDimande
  2. 2 August 2009 at 05:23
    nakjaDimande
  3. 14 October 2009 at 23:43
    cut
    • 15 October 2009 at 02:54
      Deni Santana
  4. 18 November 2009 at 00:08
    adam

Leave a Reply




XHTML::
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>