Release of DeniSantana.web.id
Setelah menjalani tapa brata di perut ibu pertiwi akhirnya lahirlah web ini pada tanggal 19 Mei 2009 sebagai manifestasi semangat belajar dan berbagi.
So.. lets ROCK THE WORLD
Setelah menjalani tapa brata di perut ibu pertiwi akhirnya lahirlah web ini pada tanggal 19 Mei 2009 sebagai manifestasi semangat belajar dan berbagi.
So.. lets ROCK THE WORLD
Disclaimer:
Ini adalah tulisan dri seorang pemula untuk teman2 yang juga pemula, tetapi juga tidak haram bagi yg dah advance
OK langsung aja ya.
Pada PHP ada satu syntak yang dapat digunakan untuk mempersingkat menuliskan tag-tag html (tidak untuk semua kasus tentunya). Syntak yang dimaksud bernama “heredocs” (tanpa tanda koma).
Fungsi dari syntak ini adalah untuk menggantikan penulisan tag html satu-persatu dengan menggunakan syntaks ‘echo’ atau ‘print’ ataupun untuk mengapit string secara umum.
Tanda heredocs syntax adalah “<<<” (tanpa tanda kutip). Setelah operator <<< dideklarasikan, sebuah identifier diperlukan, kemudian syntak atau pernyataan yang kita inginkan ditulis pada garis baru. Jangan lupa untuk menutup dengan idenfier yang sama dan tanda “;” (titik koma tanpa tanda “)
contoh:
contoh tersebut sangat sederhana, anda dapat mencobanya dengan pernyataan yang lebih kompleks tentunya, seperti contoh berikut:
Maka output yang akan ditampilkan oleh browser adalah:
Nama saya adalah “deni”. Saya sedang mencetak foo.
Saat ini, Saya sedang mencetak Bar2.
yang akan mencetak huruf kapital ‘A’: \x41
Harus diingat bahwa Identifier penutup harus berada pada baris tersendiri, dan tidak boleh diawali oleh selainnya, juga penamaannya harus mengikuti aturan penamaan pada PHP: hanya boleh menggunakan huruf, angka dan underscore; dimulai dengan huruf ataupun underscore tetapi tidak boleh dimulai dengan angka.
semoga bermanfaat.
……..cerita berlanjut
Tibalah waktunya saya mendapatkan e-mail yang kedua, yang isinya pernyataan salut buat saya (.. karena dah dengan mulus melaksanakan misi pertama..( yg gampang bgt.. hehe).
Selain itu, isi emailnya juga adalah pernyataan bahwa ada kelanjutan misi, katanya dengan tantangan yang lebih berat dan dengan resiko yang lebih besar juga.
Hemmmmm.. saya berpikir…. Boleh juga neh… (walalupun atut juga seh…
).
Bedanya yang sekarang adalah saya harus mengambil suatu file dari komputer korban dimana tidak ada informasi port terbuka yang bisa dimanfaatkan.
Tapi saya tidak khawatir, karena dengan adanya Porscanner yang saya curi tempo waktu masih saya keep dan ternyata bisa dimanfaatkan neh… hehehe….
Di dalam emailnya orang misterius ini memberikan IP address dan informasi penting terkait untuk saya manfaatkan sebaik mungkin dalam melaksanakan misi saya yang kedua ini.
dan ternyata hanya dengan memanfaatkan telnet client dan porscanner yang saya dapat (baca :curi) saya bisa menggondol ”titipan” orang aneh yang menghubungi saya lewat email tadi …. :D
Yang dia inginkan adalah aplikasi penghancur file yanga ada di server file tenmpat dia bekerja dulu…
Yeaaahhhhhh… aku keyen khan :D …..
masih bersambung…….
Judul artikel kita kali saya ambil persis sama dengan bukunya Om y3dips “Hackers, It’s not about black or white” (tanpa penambahan tanda “???”). Judul ini bisa dibaca (baca: diartikan) sebagai pertanyaan maupaun sebagai pernyataan. Mengapa demikian? karena kenyataan selama ini yang memojokkan ahli-ahli keamanan jaringan (baca: HACKERS) yang diakibatkan oleh (mungkin) ketidaktahuan dari orang yang memojokkan tersebut atau karena minimnya informasi yang diperolehnya.
Apabila judul diatas diartikan sebagai sebuah pernyataan (hilangkan dulu tanda “???” dibelakangnya), maka artinya akan begini:
1. Kita telusuri deskripsi kata hacker dari kamus atau dari mereka yang berkecimpung dibidangnya. Arti kata Hacker bisa disarikan dari pernyataan Eric S. Raymond: “Hackers solve problems and build things, and they believe in freedom and voluntary mutual help.” yang selengkapnya bisa anda dapat baca disini.
Sedangkan menurut Om y3dips hacker adalah “Seseorang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu system, komputer, atau jaringan komputer”.
2. Hacking dilihat sebagai suatu aktifitas
Pak Romi Satria Wahono menyatakan bahwa “Sebagian besar literatur menyebut bahwa istilah dan budaya hacker pertama kali digunakan pada tahun 1961 ketika MIT mendapat kesempatan menikmati mesin PDP-1. Komputer pertama produksi DEC ini menjadi mainan favorit mahasiswa MIT khususnya yang tergabung di Tech Model Railroad Club. Mereka membuat alat-alat pemrograman, membuat banyak program, mengembangkan etika, jargon dan bahkan ngoprek PDP-1 sehingga menjadi mesin video-game generasi awal. Budaya inilah yang kemudian terkenal menjadi budaya hacker yang sebenarnya. Para hacker di Tech Model Railroad Club menjadi tim inti laboratorium penelitian Artificial Intelligence (AI) MIT yang menjadi pioneer dalam penelitian AI di dunia sampai saat ini.”
Beliau juga menyatakan: “Hacker dari Bell Labs bernama Ken Thomson yang dibantu oleh hacker lain bernama Dennis Ritchie dengan bahasa C-nya mengembangkan sistem operasi Unix. Kolaborasi Thomson dan Ritchie adalah kekuatan yang sangat fenomenal, karena mesin Unix dan bahasa C adalah formula manjur pengembangan sistem operasi Unix dari varian manapun sampai saat ini (BSD maupun System V dimana Linux termasuk didalamnya). Perlu dicatat juga bahwa pada tahun 1982, para hacker dari Stanford dan Berkeley yang dipimpin William (Bill) Joy mendirikan satu perusahaan bernama Sun Microsystem.”
Pada artikel yang sama beliau juga menyatakan bahwa: “Pada era 1984 saat dimulainya berbagai episode cracking yang cepat terkenal karena diangkat oleh pers dan para jurnalis. Para jurnalis mulai keliru menyebut kejahatan komputer dan penyimpangannya sebagai sebuah “hacking activities” dimana pelakuknya disebut dengan hacker.Hacker yang sebenarnya adalah seperti Richard Stallman yang berjuang dengan Free Software Foundation dan puluhan tahun bermimpi membangun sistem operasi bebas bernama HURD. Linux Torvald juga adalah seorang hacker sejati karena tetap komitmen dengan pengembangan kernel Linuxnya sampai sekarang. Kontributor dalam pengembangan Linux dan software open source lain juga adalah para hacker-hacker sejati.”
Untuk membaca penjelasan lengkap Pak Romi dapat anda baca di salah satu artikel beliau yang berjudul: meluruskan-salah-kaprah-tentang-hacker, Sedangkan apabila anda tertarik untuk mengetahui sejarah adanya Hacker maka dapat anda baca disini
3. Hacking sebagai mind concept
Pendapat para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa hacking adalah kegiatan kerja keras yang dibarengi dengan kerja cerdas dan bertanggung jawab, hacking adalah sebuah ciri kedewasaan dalam berpikir dan bertindak, dan hacker adalah manusia yang memberi manfaat kepada orang lain bahkan sekalipun orang lain tersebut tidak dikenalnya sama sekali. dan ini sangat sesuai dengan kata-kata bijak bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang dapat memberikan manfaat kepada orang lain.
Judul diatas juga bisa diartikan sebagai sebuah pertanyaan (bagi mereka yang pernah mendengar judul diatas sebagai sebuah pernyataan), atau bagi mereka yang mengidentikkan hacker dengan “penjahat”. Jadi benarkah “hackers” itu bukan tentang hitam atau putih? jadi dengan apakah “hacker” itu bisa dianalogikan? maka jawabannya silakan simak penjelasan diatas .. hehe…..
Saya sering mendengar (ini murni curahan hati…) banyak orang (hatta mereka yang katanya adalah ahli dibidang Teknlogi Informasi) dengan tanpa tedeng aling-aling menuduh hacker adalah maling, hacker adalah penjahat, dll……. tanpa mau mempelajari dulu konsepsi-konsepsi yang ada….. (…
pasang muka bete….. )…
Disclaimer:
1.Saya bukan seorang hacker (karena saya tidak mempunyai kemampuan hacking seperti yang di definisikan diatas)
2. Saya tidak sedang membela hackers, tapi hanya ingin ikut menyuarakan kegalauan hati akan adanya “penyimpangan” dalam menjudge suatu “kaum” tanpa adanya fakta ilmiah yang disertakan sebagai suatu bukti.
Salam.
Once Upon a time (..hehehe.. biar gaya.. kaya di felm-felm…) saya mendapatkan email dari seseorang yang tidak dikenal.
Dia bilang bahwa saya punya bakat yang lumayan, jadi dia tertarik untuk mencoba kemampuan saya yang berhubungan dengan kepentingan dia.

Awalnya serasa tidak percaya,… ini orang gila atau apa? Tp kalo nyasar… gimana dia tau nama nick saya? Dan yang bikin saya susah ngetrace dia adalah dia pake anonymous mailer, dan itu kan dia itu bisa siapa saja.
Dia bilang dia punya misi untuk saya, pertamanya relative mudah, dan kalo dah beberapa kali saya dapat menyelesaikan misi yang diberikan, dia bilang bahwa saya jangan kaget kalo akan banyak orang menghubungi saya untuk di hire. Entahlah ini tentang apa, tp yang pasti hal ini bikin saya tertantang… dalam hati saya bilang “Boleh, siapa takut….!!”
Tibalah saatnya dia memberikan alamat IP untuk saya “kunjungi”
dan username serta pw untuk akses melalui telnet. Sedangkan misis pertama saya adalah mengambil file dari kompi korban berupa portscanner (PortScannerW32.exe).
Wiiiiiih.. degdegan juga neh.. tapi ya udahlah coba ja … (padahal yang terbayan adalah jeruji besi …..
)
setelah saya ikuti petunjuk orang itu.. ternyata bisa… apa yg dia beri itu semuanya valid….
dan jreng..jreng….. saya bisa dengan mudahnya menambil PortScannerW32.exe
bersambung……….