Tentang denisantana.web.id: apa dan bagaimana (Part 1)
jutaan langkah yang dilalui selalu dimulai oleh langkah pertama
O Sensei
hey..hey… bukan sulap bukan sihir.. kali ini saya akan membedah dalem-dalemannya
denisantana.web.id, darimana ia datang dan kmana ia akan pergi.. so.. stay tune ….ciehhh…
Sebenarnya tulisan ini ditujukan untuk menjawab pertanyaan saya sendiri pada saat memutuskan diri untuk negblog. Tentang apa, mengapa, dan bagaimana blog pribadi saya ini harus saya bangun. Dan tulisan ini pun semoga bisa menjadi inspirasi bagi yang sedang memikirkan untuk punya blog pribadi mupun jadi pembanding bagi yang sudah duluan ngeblog… tidak bermaksud untuk tinggi hati tetapi ini hanya untuk sharing… untuk berbagi… yang pasti ini bermanfaat buat saya dan semoga juga untuk anda.
Tulisan ini saya bagi kepada tida sub bahasan:
1. Blog Engine
2. Themes
3. Plugins
Blog Engine
Blog Engine yang saya pakai, seperti yang anda lihat pada footer
Wordpress muncul pertama kali pada tahun 2003, tepatnya pada tanggal 27 Mei 2003 (versi 0.70), dimana versi 1.0 muncul beberapa bulan kemudian (3 januari 2004) yang katanya neh wordpress diciptakan awalnya adalah karena keinginan si penemu untuk belajar
alasan menggunakan wordpress untuk blog pribadi ini adalah itu tadi, kesederhaan, mudah dihias ataupun ditambah dan dikurangi, sehingga match dengan kebutuhan saya.
Sedangkan tentang bagaimana saya menggunakan wordpress maka tunggu saja tulisan saya selanjutnya tentang mendevelop blog dengan wordpress pada komputer local dan bagaimana memindahkannya ke server hosting..
promise …
hmmmm.. dah mulai kepanjangan nih..
ok mengenai themes yang saya pilih dan plugin yang saya pakai pada blog ini silakan dilihat pada tulisan selanjutnya
sunarno
lanjutan-lanjutannya ditunggu
Deni Santana
hidung saya mengembang.. dan mengempis.. tandanya tersanjung
.. pak guru telah sudi mendengar celoteh si anak kemaren sore …
baik Pak dengan senang hati dan hati yang rendah saya akan lanjutan pembahasannya ..
nakjaDimande
hmm, pak narno pasti masih bisa memahami langkah demi langkah yang kau jabarkan nak..
tapi aku mungkin akan cukup kewalahan.. tak mengapa, akan terus kunikmati
Deni Santana
engkau panggil aku anak..
maka akan aku panggil engkau bundo…
boleh kan bundo..?
masalah faham atau tidak faham.. hanyalah maslah biasa atau tidak biasa
atau mungkin bertuturku yang tidak bening ya bundo?
terima kasih telah mengingatkan…
silakan disimak cengkramaku yang selanjutnya selanjutnya …